South Korea’s Ministry of Defense atau Kementerian Pertahanan Korea Selatan telah mengungkapkan beberapa waktu lalu bahwa negara tersebut sekarang ini berencana mengembangkan sebuah alat perang cyber yang dapat digunakan di fasilitas nuklir dan sistem rudal yang terdapat di Korea Utara. Pada dasarnya Korea Selatan ingin mengembangkan sepotong malware yang serupa dengan Stuxnet yang pernah muncul pada tahun 2010 dan digunakan untuk merusak fasilitas nuklir Iran, seperti dilaporkan oleh Yonhap. Kementerian Pertahanan di negara tersebut sekarang ini sedang mendirikan Departemen Pertahanan Cyber yang digunakan untuk mengawasi operasi perang cyber sebagai misi khusus pertahanan.
Home
»
Internasional
»
News
»
Software
»
Teknologi
» Korsel Ciptakan Malware Untuk Mengacau Fasilitas Nuklir Korut
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment