Anonymous Mendukung Masyarakat Rohingya dengan melancarkan aksi menyerang website Pemerintah Myanmar. Sekelompok entnis Indo-Arya dari Myanmar (Burma) dibantai oleh sekelompok ekstrimis yang diyakini dikoordinasi oleh neraga tersebut.


Akibatnya, Hacktivists Anonymous telah meluncurkan kampanye OpRohingya, kampanye ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang situasi dalam upaya untuk menarik perhatian organisasi internasional dan pemerintah yang mungkin dapat mengakhiri pembantaian.

Para hacker telah meluncurkan DDOS sebagai bentuk serangan terhadap website pemerintah Myanmar, termasuk menyerang website Kantor Presiden, Kementerian Luar Negeri, Departemen Pendidikan, Departemen Penerangan, Bank Sentral, Kementerian Dalam Negeri dan banyak lainnya.

Selain cyberattacks, para Hacktivists telah menciptakan petisi, diluncurkan melalui Twitter di mana mereka memasang sejumlah tweet yang berisi #RohingyaNOW hashtag, dan "paper storm" di luar gedung CNN di LA untuk memprotes terhadap fakta bahwa media mainstream mengabaikan situasi di Myanmar.

0 comments:

Post a Comment

 
Top